Bodohnya Diriku
Ini tentang hati. Ini tentang cinta.
Hai. Apa kabarmu saat ini ? Maafkan aku tak menepati janjiku perihal
melupakanmu. Begitu pengecutnya diriku. Terlalu berat. Sudah ku coba entah berapa kali banyaknya
untuk melupakan semua. Tapi hasilnya sama dan aku menyerah. Aku sudah
mencoba pergi. Mencoba mencari nama lain untuk ku sebut dalam setiap
sujud. Namun, Sejauh-jauhnya pergi, rasa rinduku sendirilah yang
membuatku sadar, kepada siapa aku harus kembali. Dan kesadaranku
membawaku pada mu.
Teringat akan wajahmu di pagihari.
Perihal melupakan dan dilupakan. Aku serahkan semua urusan pada Sang
Maha Cinta. Saat ini, aku hanya bisa memelukmu lewat doa. Sebuah
kesemogaan tentang kebaahagiaan yang kekal dan hallal dalam balutan
cinta suci dan abadi.
Kamu.
Rasa lelahmu.
Penantianmu.
Air matamu.
Jika penantian dariku tiba
Akan ku bayar itu jika kau sudi menunggu.

